Categorized | Inspiration, Resensi

7 Cara Tidak Gila Jadi Pengusaha

Posted on 02 May 2009 by admin

7-cara-tidak-gila2

Judul Buku : 7 Cara Tidak Gila Jadi Pengusaha
Pengarang  : Bambang Suharno
Penerbit : Bangkit Publishing

Begawan entrepreneur, pemilik usaha Kemchicks Supermarket, Bob Sadino dikatakan “Gila” manakala menyampaikan cara berpikirnya, bagaimana bersikap dan bertindak untuk menjadi entrepreneur sejati pada berbagai kesempatan, baik wawancara ataupun seminar.

Adapula entrepreneur senior yang mengarang buku “Cara Gila menjadi pengusaha” yakni Purdi E Chandra, pemilik usaha Primagama dengan konsep BODOL (Berani Optimis Duit Orang Lain), BOTOL (Berani Optimis Tenaga Orang Lain) dan BOBOL (Berani Optimis Bisnis Orang Lain).

Kali ini resensi buku Mastermind TDA Jaksel mengulas buku “7 Cara Tidak Gila Jadi Pengusaha” karangan Bambang Suharno, pendiri dan Direktur Indonesian Entrepreneur Society (IES) yang juga pendiri PT Gallus Indonesia Utama.

Buku ini menyampaikan bahwa tidak semua orang mau dan bisa segila para entrepreneur yang bisa melakukan aksi-aksi gila saat memulai usahanya. Gila, nekat dan berani pasti bukan hal yang mudah bagi kebanyakan orang, apalagi bagi karyawan yang sudah berkeluarga. Menjadi Gila dan nekad bukanlah satu-satunya cara untuk menjadi seorang entrepreneur sukses.

Ada 5 mitos mengenai entrepreneur yang dibahas :

1. Entrepreneur terlahir, bukan dibentuk oleh lingkungan. Padahal sesungguhnya kesuksesan dalam bisnis tidak dipengaruhi ras atau bakat bawaan lahir, tetapi karena faktor didikan, persepsi dan lingkungan yang membentuknya

2. Bisnis semata-mata demi mengejar uang agar menjadi kaya raya. Padahal uang bukanlah tujuan bisnis, melainkan, uang adalah reward atas jerih payah dan ketekunan berusaha.

3. Berani mengambil jalan pintas dan tidak patut. Padahal kesuksesan dibangun atas dasar manfaat yang kita berikan bukan jalan pintas yang memberikan keuntungan sesaat

4. Sukses membutuhkan kenekatan, padahal berani mengambil risiko bukan berarti nekat tanpa perhitungan , tetapi didorong intuisi berdasarkan pengalaman sebelumnya.

5. Pengusaha merongrong harta kekayaan negara, padahal cara yang jelek akan menghasilkan sesuatu yang jelek, cara baik akan menghasilkan sesuatu yang baik. Jadi di dunia manapun ada yang menggunakan cara yang jelek dan cara yang baik, tergantung dari orangnya, apapun profesinya.

Adapun mental utama yang dibutuhkan untuk menjadi entrepreneur sukses adalah mental uang produktif, mental pemberdaya dan mental tangan di atas. Bambang Suharno mengingatkan bahwa kegiatan bisnis adalah kegiatan spiritual karena berbisnis tidak melulu mengenai materi, melainkan juga mengenai seberapa banyak manfaat bagi banyak orang.

Anda ingin tau bocoran 7 Jurus Tidak Gila Menjadi Pengusaha itu? Inilah caranya :

Jurus 1 : Bersedekah

Jurus 2 : Menabung

Jurus 3 : Carilah Peluang Usaha

Jurus 4 : Carilah Mitra Kerja

Jurus 5 : Kembangkan Usaha

Jurus 6 : Ikhlas Menerima Hasil

Jurus 7 : Bergaul dengan entrepreneur, menjadi anggota komunitas

Penjelasan ketujuh jurus itu dalam buku dengan 137 halaman ini sangat mudah dicerna, dengan gaya bahasa seorang jurnalis kawakan.

Buku ini membuat kita sadar bahwa menjadi entrepreneur masih bisa dilakukan dengan cara waras. Tidak ada rumus atau formula pasti untuk menjadi entrepreneur sukses, semuanya tergantung dari masing-masing individu. Ada yang cocok dengan cara gila, ada pula yang berhasil dengan cara waras. Apapun pilihan Anda, yang terpenting adalah tindakan nyata, karena berbisnis itu adalah dilakukan bukan direncanakan. Segeralah bertindak.

Keep Moving Forward Action

Tjarli Suhendra

www.pixethic.com

11 Comments For This Post

  1. Sonny B Sofjan Says:

    Setuju banget….. bisnis bukan hanya melulu masalah duit, kadang saya berfikir sedekah dan silaturahim jauh lebih kuat korelasinya dengan perkembangan bisnis dibanding technical business skill itu sendiri, walaupun sampai sekarang tidak ada yang bisa merumuskannya secara matematis, tapi sangat bisa dirasakan. Wallahualam bi shawab……

  2. Irwan Says:

    Yes, pertama memberi maka Anda akan diberi. tapi mau tanya mengapa jurus 4 penting??

  3. Opan RajaKerupuk Says:

    Betul…tapi saya lebih memilih untuk menjadi ‘Sedikit Gila’ saja..sedikit nyantrik juga tidak apa2. Dengan menggunakan cara2 yang tidak biasa untuk mencapai hasil yang luaarrr biasaa.

  4. fauzi dhofir Says:

    mas q jg ingin usaha sekali ttp q blum pya dana? ni q udah da peluang dan didukung ma temen2. didalam buku 7 cara tidak gila kan jangan sx pinjam di bank?

  5. fauzi dhofir Says:

    betul sx….berjuanglah dengan 7 prinsip tidak gila itu. ini q sudah q buktikan…tabunglah uang u yang bisa menjadi berlipat2. yaitu denan cara berwira usaha.. uang u akan menjadi berlipat2.

  6. fauzi dhofir Says:

    betul sx…..kerja bukanlah mencari uang tp bekerja itu mencuri ilmu yang didapatkan di perusahaan. tp jangan sx2 u menghancurkan perusahaan itu? walaupun gaji u sedikit u tetap mensyukuri..dan manfaatkanlah dengan cara menabung?? kl sudah mencukupi ambilah dan bukalah lapangan baru??

  7. Rochim Says:

    @Irfan: jurus 4, maksudnya mencari mitra kerja?

    Kalo menurut saya, mencari mitra kerja adalah langkah untuk melipatgandakan kekuatan dalam menjalani usaha.Bayangkan, jika kita bekerja sendiri menjaga toko, padahal toko kita dikunjungi banyak pembeli, pasti keteteran. Dampaknya, pelanggan bisa tidak puas karena tidak bisa segera dilayani. Begitu pula dengan bisnis lainnya.Berbeda orang, berbeda pula karakternya. Jika kita bisa merekrut mitra kerja yang pas, akan sangat membantu kita menangani pelanggfan yang barangkali tidak pas dengan karakter kita, tetapi sesuai dengan karakter mitra kerja kita. Dan yang penting, inilah usaha sebagai bukti bahwa kita memiliki mental pemberdaya dan mental tangan di atas.Bisa merekrut dan memberdayakan orang lain dan memberikan sesuatu atas dasar keinginan untuk saling membantu. Pada akhirnya, semua bukan hanya masalah uang semata, tetapi manfaat apa yang bisa kita berikan pada orang di sekitar kita.

    ——————————————————————–
    Butuh buku-buku untuk referensi usaha? kunjungi: http://www. bukabukumutu.blogspot.com

  8. fauzi Says:

    siiop

  9. Any Says:

    Dalam hal berINTERPRENEURSHIP uang bukanlah THE MAIN GOAL. SEDEKAH, INFAQ, emang faktor yang OY - pokoknya dunia akheratlah !!

  10. jack rendi rinaldi Says:

    emanngggg semua tdak bisaa d beli dengan uang ,,,,tpi jika kta terlapau tinggi kta lupa ama sang pencipta langit d bumi

  11. rendi rinaldi Says:

    sedekah adlah kata y paling menyentuh hati sya,,, contoh uang 1000,- bsa kta kumpulkan untuk sedekah klau kita mau menyisipkan sedikit utk orang y membutuhkan d sktar kta dlm menjalankan usaha kita ….. gerakan uang 1000,- per hari kita bsa kumpulkan d kta sedekah kpd y membtuhkan d skitar kita,,

Leave a Reply


Yuswohady

www.wartaekonomi.co.id
Minggu lalu saya bertemu Mas Iim Rusyamsi, Rosihan, dan Mbak Inez. Ketiganya dari komunitas Tangan Di Atas (TDA). Lama ngobrol dengan mereka, banyak pelajaran yang saya dapat. Cerita mereka mengenai bagaimana TDA “beroperasi” membuat saya takjub. Takjub, karena model komunitas yang saya bayangkan selama ini, yaitu apa yang saya sebut “value-creating community”, berlangsung dalam format [...]

Lebih lanjut »

Sebelumnya :


Advertise Here
Advertise Here
Advertise Here