Archive | Kolom Konsultasi

Apa Orang Kaya Pasti Pintar, atau Orang Pintar Pasti Kaya?

Posted on 23 November 2009 by Tjarli

Gimana sih kamu tuh doel, sudah emak sekolahin tinggi tinggi sampai luar negeri, tapi ko nggak pintar cari duit, nggak kaya –kaya seperti Bento yang tidak sekolah setinggi loe Doel?

Begitu gerutu orang saat melihat anak nya pintar belum mencetak uang hingga bisa disebut sebagai orang kaya. Hm.. apa yang ‘ tidak beres’ sama kecerdesan otak Pak Doel, sehingga ia tidak mendapat bayaran atau omet yang besar? Apakah Si Doel menginvestasikan sesuatu yang tidak efektif dalam otak inteligence nya?

Ada yang bilang Orang pintar itu belum tentu kaya, namun kalau orang kaya pasti ‘pintar’. Apakah anda setuju dengan pendapat diatas? Apanya yang ‘pintar’?
Orang kita sebut kaya artinya ia sudah berhasil mendapatkan sebuah bayaran atas jasanya memenuhi kebutuhan orang lain,- apapun nama untuk kebutuhan itu-. Artinya ia telah menggunakan secara efektif kekuatan dan kometensi nya untuk membidik, memikirkan kebutuhan dan kepentingan orang lain,lalu memenuhinya dan atas dasar itu ia dibayar. Ini berarti ia ‘pintar ‘ bukan? Karena memang dibutuhkan kekuatan mental emphati, untuk memikirkan kebutuhan orang lain, baru ada orang lain yang mau membayar sebagai imbalan untuk itu. Kalau tidak bisa ‘ pintar’ dan efektif menggunakanya, mana ada orang yang mau membayar kita?

Sebaliknya, orang yang pintar – dalam pengertian koqnitif yang sering disebut orang ‘punya otak kiri’, namun apabila ia tidak memiliki sensitivitas tinggi untuk duduk diam dan menggunakan resources intellectualnya itu untuk memikirkan kebutuhan orang lain atau kebutuhan organisasi lain, tentu ini sebuah pilihan yang punya implikasi financial. Jelas tidak ada orang atau institusi lain yang merasa ia telah memenuhi kebutuhannya. dan mereka tidak menuliskan cek pembayaran untuk itu. Para bijak mengajarkan kepada kita semua: orang toh tidak peduli berapa banyak yang kita tahu didalam otak kita, sampai mereka tahu berapa seberapa jauh kita peduli. Peduli adalah sebuah terminologi seberapa emphati kita memikirkan kebutuhan orang lain dengan sumber daya yang kita miliki itu. Dalam semangat seperti itulah, saya rasa sebuah kegiatan bisa menimbulkan impacts.

Dalam pengertian awam , kepintaran sering dihubungan dengan intelegensi otak kiri. Dan ada banyak orang yang pintar yang payah emphatinya (otak kanan) untuk menggunakan sumberdaya yang ia miliki untuk memikirkan kebutuhan orang lain, dan karenanya ia tidak mendapatkan bayaran dan kesulitan uang . Tanpa mentalitas untuk berempathi atas kebutuhan orang lain, seorang executive yang cerdas belum tentu bisa mencetak profit dalam neraca pembukuan korporasi.

Spencer, seorang psikologue besar, bilang kalau seorang berlatar belakang teknik engineering itu amat cerdas dalam bidang teknis, ia bukan termasuk kategori unggulan. Karena memang sudah wajar ia harus mengerti kompetensi tersebut. Begitu juga kalau seorang Psikologue at.au berlatar belakang sosial , mengerti tentang bidang psikologi dan huungan sosial. Tidak ada yang istimewa disini. Kalau seorang berlatar belakang engineering, tapi juga melengkapi dirimya dengan kemampuan dan kecakapan sosial, maka ia baru menjadi products unggulan dan umumnya orang yang melakukan investasi tambahan , diluar kwadran intrinsicnya seperti itulah yang akan menjadi sukses. Kalau Background kompetensi kita adalah engieering dan hanya menginvestasikan waktu dan perhatian kita pada skill enginerring, benar kita akan menjadi amat pintar seperti cerita si Doel diatas, tapi tidak kaya kaya.

Lain si Doel, lain pula dengan Ziglar, salah satu tokoh leadership terbesar di Amerika Serikat. Zig dibesarkan dalam kondisi yang amat pelik dan miskin , bahkan hingga ia menikah dan memiliki putra dan ia masih miskin. Dalam biographynya, ia menceritakan kesulitan karena tidak punya uang saat putranya lahir dan ia dalam kebingungan tanpa uang di kantong. Sekarang keadaannya sudah benar benar berbeda. Kini ia telah menjadi guru leadership yang amat sukes, tokoh bisnis dan pemuka masyarakat di Amerika Serikat. Dan didalam kemewahannya kini ia berkata ketika berhadapan dengan khalayak peserta traning yang ia selenggarakan: “Saya pernah mengalami kemiskinan, dan pernah pula kaya. Izinkan saya memberitahukan kepada Anda; dari pada miskin jauh lebih baik menjadi kaya”. Dan hadirin pun bergemuruh tertawa setuju. Dan pilihan tersebut dimulai dengan sebuah keputusan portfolio investasi. Apakah kita hanya akan berinvestasi di kompetensi otak kiri, sebuah porfolio hard skill semata atau juga akan berinvestasi di otak kanan, portfolio softskill.

Hendrik Lim, MBA

Praktisi Bisnis Internasional

Comments (1)

Franchise Apa Yang Tidak Merepotkan

Posted on 07 March 2009 by sonny.sofjan

Pertanyaan :

Assalamu’alaikum, pak sonny. Salam kenal, pak. Franchise yg relatif kita nggak perlu banyak terlibat dlm operasional langsung apa saja? Kalau yg saya tahu baru indomaret & alfamart. Apakah bapak punya info franchise yg lain yg tipenya kira2 sama seperti itu (tdk perlu banyak terjun di operasional)? Syukron. Wassalamu alaikum wr wb

(Firmansyah)

Jawaban :

Terimakasih mas Firmansyah atas pertanyaannya. Kalau bicara franchise yang gak ngerepotin, maka kita sebenarnya sedang bicara bisnis yang kita memposisikan diri menjadi investor, bukan entrepreneur sejati. Tidak banyak farnchise yang menwarkan skema seperti ini dengan biaya murah, biasanya harganya selangit karena memang kita gak perlu repot-repot lagi mengurus bisnisnya. Namun, ada juga franchise yang seperti ini namun dengan biaya yang relatif masih terjangkau yaitu franhcise untuk bisnis laundry. Beberapa merk terkemuka mudah kita jumpai di tempat-tempat strategis seperti mall, hypermarket, minimarket sampai pada area-area perumahan menengah ke atas.

Menjadi tidak etis apabila saya menyebutkan merk tertentu dalam jawaban saya, akan lebih baik mas Firmansyah mengirimkan e-mail ke sonny.sofjan@yahoo.com, nanti akan saya balas untuk menginformasikan merk-merk apa saja yang nilainya terjangkau namun gak perlu kita urus.

Kalau yang franchisenya malah, banyak yang menawarkan keleluasaan waktu karena memang dengan nilai sebesar itu jatuhnya adalah investasi. Mudah-mudahan membantu…

Sonny B Sofjan
www.sonnysofjan.com

Comments (0)

Daripada Asuransi Pendidikan Mendingan Investasi Pada Logam Mulia

Posted on 07 March 2009 by sonny.sofjan

Pertanyaan :

Baru saja baca website bapak di artikel dengan judul diatas (www.sonnysofjan.com) setuju banget pak. saya juga menerapkan hal spt itu. tapi belakangan ada 1 hal yg mengusik pikiran saya. kita lihat dari 2 aspek: aspek proteksi (perlindungan) & aspek nilai uang. kalau kita menyimpan LM (logam mulia/emas batangan bersertifikat dari Antam) nilai uang kita akan terlindungi insya Allah, tp aspek proteksinya nggak kena. sedangkan dengan asuransi pendidikan, dari aspek nilai uang 99,999% nggak dapet, tapi kena di sisi aspek proteksi-nya. jalan keluarnya adalah bagaimana kalau kita lakukan keduanya: menyimpan LM iya & asuransi pendidikan juga iya? memang sih, kita jadinya harus punya alokasi dana unt kedua hal tsb. gimana menurut pak sonny?

(Firmansyah)

Jawaban :

Terimakasih Mas Firmansyah atas pertanyaannya. Sebetulnya jawaban atas pertanyaan ini sangat sederhana. Kalau mau ambil asuransi saran saya ambil yang betul-betul mempunyai sifat proteksi kepada jiwa atau asset kita, jangan ditambah-tambah sama yang lain. Contoh : ambillah saja life insurance untuk proteksi jiwa, fire insurance untuk proteksi asset produktif kita terhadap kebakaran..jadi betul2 yang berkaitan dengan proteksi yang merupakan sifat dasar dari asuransi, bukan investasi. Produk asuransi yang saat ini dengan segala turunannya memang menawarkan variasi produk yang sangat banyak, namun hemat saya tetap kurang menguntungkan, karena pada setiap produk investasinya pihak asuransi pasti mengambil margin. Jadi produk asuransi yang bersifat investasi akan mengambil double margin yaitu dari proteksinya dan dari investasinya.

Dengan berinvestasi di emas, kita sedang melindungi nilai uang yang kita dapat saat ini agar nilainya tidak drop secara signifikan pada jangka panjang. Dengan emas, kita bukan sedang melakukan daily trading, tetapi kita sedang melakukan investasi yang sangat panjang waktunya, bisa sampai puluhan tahun. Saat anak kita perlu dana untuk pendidikannya 15 tahun dari sekarang misalnya, Rp 100juta yang kita dapat saat ini, jika kita convert ke emas maka pada 15 tahun yang akan datang emas tersbut bila kita convert kembali ke Rupiah, akan mempunyai buying power yang sama dengan Rp 100 juta kita saat ini, walaupun nilai nominalnya mungkin secara Rupiah udah menjadi Rp 10 Milyar.

Kesimpulannya, fokuslah pada sifat dasar dari produk investasinya. Kalau mau ambil produk asuransi, ambillah yang berkaitan dengan sifat proteksinya. Jangan ambil produk asuransi pendidikan, karena secara jangka panjang Anda rugi.

Dalam konteks pendidikan anak, maka inevstasi pada logam mulia menurut hemat saya jauh lebih bijaksana dan menguntungkan.

Selanjutnya terserah Anda…….Semoga bermanfaat

Sonny B Sofjan
www.sonnysofjan.com

Comments (2)

Kaedah Penamaan Domain

Posted on 05 March 2009 by admin

Assalamualaikum mas jaya
Pertanyaan : Hal-hal apa yang perlu diperhatikan dalam pembuatan sebuah domain ( Muslih, Jakarta)

Waalaikumussalam mas muslih,

Sebelum menjawab pertanyaan mas muslih, agar pembaca yang lain bisa lebih memahami tentang Domain maka saya akan mereview sedikit. Domain adalah nama yang berfungsi sebagai alamat situs anda. Anda bisa memilih domain apa saja selama domain tersebut belum ada yang memiliki. Untuk mencari tahu apakah sebuah domain sudah dimiliki oleh orang lain atau belum, anda bisa mengeceknya di www.whois.net. Tampilannya terlihat seperti gambar berikut.

Jika dalam proses whois muncul pesan “Domain name is not currently registered. Available for you now!”, artinya anda mempunyai kesempatan mengambil domain tersebut.

Adapun kaedah-kaedah ataupun tips untuk memilih nama domain adalah sebagai berikut :.

  • Sesuaikan nama domain dengan website yang akan anda buat. Apabila anda ingin membangun website bisnis ataupun toko online sebaiknya menggunakan domain dengan ekstensi .com.
  • Nama domain harus mengidentifikasikan kepada website yang dibuat, artinya nama domain harus menggambarkan isi website.
  • Mudah diingat dan kalau bisa cukup satu kata. Misalnya detik.com, kompas.com
  • Hindari penggunaan angka pada nama domain. Misalnya, just4you.com
  • Hindari juga penggunaan garis bawah (underscore) pada nama domain, sebaiknya diganti dengan tanda strip (-)
  • Hindari penggunaan nama domain yang panjang, karena akan menyulitkan user untuk menulis dan mengingatnya.
  • Jika harus menggunakan singkatan, usahakan singkatan yang bersifat umum. Misalnya, bni.co.id, bri.co.id

Layaknya memilih nama anak, pemilihan nama domain juga gampang-gampang-mudah. Perlu diingat salah satu faktor penting dalam Search engine Optimazation (SEO) adalah pemilihan nama domain yang tepat. Mudah-mudahan bermanfaat.. Salam GO Triple..

Tikak Sumajaya

www.trunojoyo.com

e-commerce Development

Comments (2)

Bagaimana Caranya Mendapatkan Property Yang Lokasinya Bagus?

Posted on 12 February 2009 by sonny.sofjan

Saya baru saja baca-baca di web bapak di www.sonnysofjan.com dan tertarik dengan ulasan property bapak. Apakah bapak bisa member gambaran bagaimana mencari property yang lokasinya bagus, karena saya merasakan kesulitan mencari lokasi untuk bisnis. Terimakasih. (Win)

Jawaban :

Terimakasih atas pertanyan yang ibu Win berikan. Memang ilmu property adalah salah satu cabang ilmu bisnis yang harus dikuasai oleh entrepreneur/pebisnis karena pengetahuan kita tentang property merupakan kunci aksesibilitas permodalan ke system perbankan di Indonesia.

Untuk mencari property yang lokasinya bagus sangat tergantung dengan jenis bisnis yang ibu geluti. Saya asumsikan ibu berbisnis retail (B to C : Business to Customer) sehingga lokasi adalah kunci dari keberhasilan bisnis ibu. Kalau ibu berbisnis dengan klien perusahaan (B to B : Business to Business), maka lokasi property biasanya bukan factor dominan dalam kesuksesan berbisnis.

Ok, kembali ke lokasi property yang bagus. Biasanya ciri-ciri lokasi property yang bagus adalah berada di jalan utama yang mempunyai traffic yang tinggi, di dekat property tersebut pada ruas jalan yang sama sudah ada ATM bank –bank ternama. Keberadaan ATM tersebut biasanya diawali dengan riset traffic yang prudent dari bank yang bersangkutan, sehingga kita tidak perlu melakukan riset lagi, cukup mengikuti hasil riset dari bank tersebut. Adalah lebih baik lagi kalau lokasi property kita dekat dengan salah satu anchor dari peritel yang sudah kuat seperti adanya minimarket-minimarket tertentu yang dipasarkan secara franchise yang keberadaanya biasanya menandakan bahwa area tersebut trafficnya memang cukup tinggi.

Berada di sisi jalan yang mengarah pulang juga merupakan salah satu parameter yang penting untuk dipertimbangkan untuk kesuksesan bisnis Anda (walaupun ini juga bergantung dengan karakter bisnis Anda). Perilaku pelanggan pada saat pulang dari kantor biasanya relatif lebih santai dan kecenderungan untuk berhenti untuk berbagai keperluan jauh lebih besar dibandingkan dengan saat pergi ke kantor, misalnya.

Jika property Anda berada pada ruas jalan yang trafficnya tinggi dan ruas jalan tersebut tidak memiliki median jalan di bagian tengahnya adalah salah satu benefit bagi lokasi property Anda karena Anda bisa mengambil traffic dari kedua arah akibat kemudahan melintasi ruas jalan bagi kendaraan dari arah seberang menuju ke lokasi Anda tanpa peru harus mencari putaran terdekat.

Property di perempatan atau pertigaan jalan juga bisa menjadi pilihan untuk usaha, karena pertigaan atau perempatan jalan bisa diartikan pertemuan dua atau lebih traffic sehingga bisa dibayangkan tingginya traffic pada pertigaan atau perempatan jalan. Property pada lokasi ini bisa memanfaatkan kekuatan sisi perempatan atau pertigaan sebagai exposure terhadap muka bangunan sehingga usaha Anda terlihat dari segala arah.

Demikian beberapa ciri-ciri lokasi yang bagus untuk usaha Anda. Semoga bermanfaat dan segera ACTION untuk mengambil property Anda

Sonny B Sofjan

www.sonnysofjan.com

Comments (0)

Apa perbedaan photoblog dengan blog biasa?

Posted on 12 February 2009 by Tjarli

Pak Tjarli, saya ingin bertanya, apa sih perbedaan antara photoblog dengan blog biasa dan apa gunanya photoblog ? Mudah-mudahan bisa dijelaskan dengan contohnya.

Luky Hartojo

Tanggapan :

Mas Luky, photoblog atau photolog (phlog) adalah bentuk photo sharing yang ditampilkan dalam sebuah blog, hanya saja ada perbedaan fokus dalam isinya. Pada photoblog, fokusnya adalah pada photo itu sendiri dibandingkan dengan teks. Berbeda dengan blog, fokusnya adalah pada isi yang berbentuk teks.

Pada dasarnya ada 3 jenis photoblog yaitu : Photoblog yang menggunakan domain individu, photoblog yang menggunakan jasa blogging umum seperti blogger atau wordpress dan photoblog yang menggunakan jasa khusus untuk photoblog seperti Flickr atau fotolog. Tampilan dari photoblog khusus dengan blog biasa sangat terlihat sekali dalam template blognya.

Kegunaan photoblog banyak sekali, diantaranya adalah :

* Sebagai ekspresi bagi para blogger yang ingin berbagi informasi, khususnya liputan yang dapat dilihat (visual)
* Sebagai jurnal seseorang (biasanya wartawan) dalam perjalanan / ekspedisi.
* Sebagai sample dari portofolio photographer
* Sebagai alat promosi sebuah perusahaan seperti national geographic

Photoblog ini perkembangannya sangat pesat terutama setelah teknologi digital camera dapat diaplikasikan ke dalam sebuah handphone. Dengan berbekal sebuah handphone dan akses internet, maka ia bisa berbagi (upload) photo dengan pembaca blog yang ia buat.

Semoga cukup jelas.

Tjarli Suhendra
tjarli_suhendra@yahoo.com
www.pixethic.com

Comments (0)

Business start-up tips: Stop berbisnis “kata orang”

Posted on 12 January 2009 by admin

Penulis : Hasan Basri
(TDA Keuangan, Kesekretariatan, Membership, Manajemen milis )

- pelajari “how to”- dan bukan “why”-nya.-

pelajari "how to" untuk mendapatkan peluang bisnis

pelajari

Karena dibesarkan di lingkungan “jawa” serta budaya yang ditanamkan di sekolah, sejak kecil ukuran kepantasan perilaku diukur dari “asumsi” yang dibuat sendiri tentang ” apa kata orang nanti”.

Butuh waktu lama, bagi saya untuk keluar dari ” kotak korek api” buatan sendiri ini.

Demikian juga dalam berbisnis,paradigma awal selalu: apakah ini pantas dilihat orang lain?bukan pada intinya: apakah ada cashflow..Tidak heran, secepat usaha saya untuk memulai, secepat itu pula berhenti, karena bisnisnya ” memalukan” saya di depan orang lain…

Ada “bahaya” nya juga jika terlalu terkesima dengan orang sukses.

Secara budaya, langsung bisa diterima karena orang lain juga pasti mengaguminya.
Namun, belum tentu bisnis mereka cocok dan menjadi jalan kita..( umumnya kita hanya mengetahui puncak gunung es-nya, di bawahnya pasti penuh dengan kisah2 perjuangan).

Berbisnis adalah masalah Cash Flow.

Stop berbisnis karena asumsi “kata orang”. Untuk mempercepat proses pembelajaran bisnis, jalan terbaik dan tercepat adalah magang kepada pebisnis sukses, pelajari “how to”- dan bukan
“why”-nya.

Semoga bermanfaat dan mohon maaf jika tidak berkenan.

(artikel lain bisa di-klik di http://hasanbasri.com )

Comments (0)

Tags: , ,

PERBEDAAN PERSEPSI

Posted on 19 December 2008 by admin

(writer unknown)

Ada seorang ayah yang menjelang ajalnya di hadapan sang Istri berpesan DUA hal kepada 2 anak laki-lakinya :

- Pertama : Jangan pernah menagih hutang kepada orang yg berhutang kepadamu.
- Kedua : Jika pergi ke toko jangan sampai mukanya terkena sinar matahari.

Waktu berjalan terus. Dan kenyataan terjadi, bahwa beberapa tahun setelah ayahnya meninggal anak yang sulung bertambah kaya sedang yang bungsu menjadi semakin miskin.

Pada suatu hari sang Ibu menanyakan hal itu kepada mereka.

Jawab anak yang bungsu :

“Ini karena saya mengikuti pesan ayah. Ayah berpesan bahwa saya tidak boleh menagih hutang kepada orang yang berhutang kepadaku, akibatnya modalku susut karena orang yang berhutang kepadaku tidak membayar sementara aku tidak boleh menagih”.
“Juga Ayah berpesan supaya kalau saya pergi atau p ulang dari rumah ke toko dan sebaliknya tidak boleh terkena sinar matahari. Akibatnya saya harus naik becak atau andong, padahal sebetulnya saya bisa berjalan kaki saja, tetapi karena pesan ayah itu, akibatnya pengeluaranku bertambah banyak”.

Kepada anak yang sulung yang bertambah kaya, sang Ibu pun bertanya hal yang sama.
Jawab anak sulung :

“Ini semua adalah karena saya mentaati pesan ayah. Karena Ayah berpesan supaya saya tidak menagih kepada orang yang berhutang kepada saya, maka saya tidak pernah menghutangkan sehingga dengan demikian modal
tidak susut”.

“Juga Ayah berpesan agar supaya jika saya berangkat ke toko atau pulang dari toko tidak boleh terkena sinar matahari, maka saya berangkat ke toko sebelum matahari terbit dan pulang sesudah matahari terbenam.
Karenanya toko saya buka sebelum toko lain buka, dan tutup jauh sesudah toko yang lain tutup.”

“Sehingga karena kebiasaan itu, orang menjadi tahu dan tokoku menjadi laris, karena mempunyai jam kerja lebih lama”.

MORAL CERITA :
Kisah diatas menunjukkan bagaimana sebuah kalimat di tanggapi dengan presepsi yang berbeda. Jika kita melihat dengan positive attitude maka segala kesulitan sebenarnya adalah sebuah perjalanan membuat kita sukses tetapi kita bisa juga terhanyut dengan adanya kesulitan karena rutinitas kita… pilihan ada di tangan anda.

‘Berusahalah melakukan hal biasa dengan cara ya ng luar biasa’

irwan rahman the chapter

Comments (0)

Tags:

Mengelola keuangan disaat krisis

Posted on 15 December 2008 by akhijaya

Pertanyaan :

Halo Ibu Sri, perkenalkan saya Lisa, seorang ibu rumah tangga yang sedang risau karena memikirkan keadaan ekonomi akhir-akhir ini. Krisis keuangan global saat ini ternyata berdampak pada keuangan pribadi karena saya masih memiliki tunggakan KPR (Kredit Perumahan Rakyat), akibat bunga yang naik maka pengeluaran bulanan saya membengkak. Hal ini berdampak pada cashflow bulanan saya karena pengeluaran rumah tangga jadi membengkak.

Saya juga mempunyai investasi di reksadana yang jumlahnya tidak terlalu besar. Untuk itu mohon saran dari Ibu Sri tindakan apa yang harus saya lakukan. Apakah tepat bila saat ini saya mencairkan investasi di reksadana yang saya miliki karena nilainya juga terus menurun?

Terima kasih atas jawaban yang Ibu berikan.

Lisa – Jakarta Selatan

Jawaban :

Halo Ibu Lisa , senang berkenalan dengan Anda.

Krisis keuangan global saat ini memang sedang menjadi pembicaraan luas. Krisis yang bermula di Amerika Serikat ini ternyata sudah terasa dampaknya di Indonesia. Yang jelas kita harus tetap optimis dan mengambil hikmah dari setiap kejadian. Dari krisis ini dapat ditarik pelajaran bahwa kita dituntut mengelola keuangan dengan baik dan perlunya ada perencanaan keuangan sebelum menghadapi masa sulit. Krisis ini juga menuntut kreatifitas kita bagaimana mengejar pemasukan agar bisa menambal defisit yang terjadi akibat pengeluaran yang membengkak.

Kembali ke permasalahan Anda. Ada beberapa solusi yang perlu Anda lakukan dan mudah-mudahan bisa membantu.

  1. Atur kembali pengeluaran Anda. Buatlah anggaran pengeluaran pribadi dan keluarga dan hitunglah kembali berapa % kenaikan pengeluaran Anda. Usahakan perketat pengeluaran dan tunda pembelian barang yang tidak perlu.
  2. Usahakan jangan lakukan hutang pribadi baru lagi karena akan semakin mengganggu cashflow Anda ke depannya.

  1. Cari tambahan penghasilan bila Anda tidak memungkinkan lagi melakukan penghematan. Hikmah dari krisis ini menuntut kita harus kreatif untuk meningkatkan penghasilan.

  1. Bila penghasilan Anda sudah membaik perbesar tabungan dana darurat. Dana darurat adalah dana untuk berjaga-jaga mengantisipasi kondisi ke depan yang sulit kita prediksikan. Saat krisis ini waktunya untuk menabung dana darurat lebih banyak lagi jadi bila ada penghasilan yang berlebih jangan mudah untuk menghabiskan. Dana darurat disimpan dalam rekening yang mudah dicairkan misalnya deposito, ORI, atau reksadana pasar uang. Besarnya minimum 3 bulan pengeluaran keluarga Anda.
  2. Lalu bagaimana dengan investasi di reksadana, apakah tepat bila dicairkan saat ini? Saat ini nilai reksadana Anda sedang turun maka bila Anda cairkan akan mengalami potential loss dan kerugian dari nilai investasi Anda. Ingat, paradigma investasi adalah bukan spekulatif dan jangka pendek tetapi prespektif jangka panjang karena sudah pasti akan naik. Reksadana adalah instrumen investasi sebagai kendaraan untuk menuju tujuan keuangan jangka panjang. Pastikan bahan baku reksadana Anda adalah saham-saham yang terbukti memiliki fundamental bagus yang memiliki peluang besar untuk kembali meningkat suatu hari nanti.

Demikian Ibu Lisa, semoga bisa membantu. Marilah kita sama-sama berdoa agar krisis segera berlalu dan kita bisa survive menghadapinya. Amin!

Comments (0)

Tags:

Mengapa saya harus memilih dot com ?

Posted on 13 December 2008 by T.Sumajaya

“Saya selama ini menggunakan blog untuk menjual produk saya dan hasilnya bagus. Menurut mas mengapa saya harus berpindah kepada dot com padahal saya sudah nyaman menggunakan blog ?”

Setidaknya ada 5 alasan kenapa orang berpindah kepada dot com, diantaranya adalah :

  1. Dengan menggunakan dot com, image usaha anda dimata konsumen lebih terlihat professional. Coba anda bandingkan www.usahaanda.com dibandingkan dengan www.usahaanda.nebengdomain.com. Alamat pertama terkesan lebih professional kan.
  2. Apabila anda menggunakan domain/blog gratis dipastikan waktu yang diperlukan untuk membuka web anda pasti lama alias lemot dibandingkan anda menggunakan dot com. Apa yang anda lakukan ketika membuka web ternyata berat/lemot pasti anda akan menutup web tersebut. Begitu juga calon kostumer anda.
  3. Anda ingat kasus menkominfo memblok situs multiply atau ternyata tempat domain/blog gratis anda gunakan sedang dalam maintenance sehingga anda ataupun (calon) costumer tidak bisa mengakses web anda.
  4. Sayakan gaptek, saya ga ngerti bagaimana membuat website. Wah alasan klasik.. J Zaman sekarang membuat website sudah tidak mahal, mulai dengan ratusan ribu anda bisa menggunakan jasa desain website atau anda bisa membeli buku-buku tentang cara membuat website.
  5. Website saya yang sekarang sudah bagus, search engine friendly, desainnya sudah familiar, pokoknya saya sudah jatuh hati. Kalau anda yakin poin 2 dan 3 bisa diminimalisir anda masih bisa menggunakan url direction. Misalkan anda sudah membeli domain www.usahasaya.com dan web/blog lama anda adalah www.usahasaya.domainmantap.com maka dengan menggunakan url direction ketika customer anda mengetik www.usahasaya.com maka secara otomatis akan menuju ke web anda yang lama…Praktis dan terlihat professional kan..

Demikian jawaban saya, semoga bermanfaat….


Jaya

Comments (1)


Yuswohady

www.wartaekonomi.co.id
Minggu lalu saya bertemu Mas Iim Rusyamsi, Rosihan, dan Mbak Inez. Ketiganya dari komunitas Tangan Di Atas (TDA). Lama ngobrol dengan mereka, banyak pelajaran yang saya dapat. Cerita mereka mengenai bagaimana TDA “beroperasi” membuat saya takjub. Takjub, karena model komunitas yang saya bayangkan selama ini, yaitu apa yang saya sebut “value-creating community”, berlangsung dalam format [...]

Lebih lanjut »

Sebelumnya :


Advertise Here
Advertise Here
Advertise Here