Tag Archive | "mastermind"

Tags:

Mastermind 3 Desember 2008

Posted on 15 December 2008 by akhijaya

Mastermind Jaksel kali ini dilaksanakan tanggal 3 Desember 2008 di Meeting Room “Simpul” (ICMI Buncit) dihadiri oleh Mbak Siska, Bu Salma (ditemani keponakan), Pak Sonny, Pak Irwan, Pak Asep Gunawan, Pak Tjarli, Pak Jaya, Pak Andi Sasongko, Pak Andy Rachmat, Bu Sri Khurniatun dan Mbak Hanni.

Seperti biasanya, sharing dimulai dengan beberapa pencapaian selama dua mingguan dan rencana kedepan sebagai “PR” yang akan dilaksanakan.

Giliran pertama diberikan kepada Mbak Siska, sebagai anggota yang dinanti-nantikan sharingnya oleh kawan-kawan mastermind TDA Jaksel karena selama seminggu terakhir menjalani “TDA Apprentice” di Tanah Abang. Seperti biasanya Pak Haji Alay berkenan memberikan kesempatan emas untuk magang. (Subhanallah… semoga Allah SWT membalasnya dengan kebaikan yang berlipat).

Semula beliau hanya berkunjung ke Tanah Abang karena ada keperluan, namun diluar dugaannya sore itu diberikan kesempatan untuk action oleh Pak Haji. Lokasinya ada di Agropek Blok F3 Tanah Abang. Tidak banyak planning yang dipikirkan oleh Mbak Siska, hanya berbekal keyakinan untuk action, besok harinya langsung ke lokasi. Kami senang, sedikit geli mendengar detail action yang dijalankan, bagaimana hari-hari pertamanya berdebu-debu ria membersihkan tempat kemudian keesokan harinya berbenah menata barang dagangan. Lucunya belum lagi tau harga barangnya, sudah ditawar oleh buyer karena hari itu adalah hari Tasik. Di hari kelima sudah bisa menjual barang ratusan ribu rupiah. Resep sederhana dari Mbak Siska tetapi ampuh adalah keyakinan. Ketika memutuskan menjadi TDA, maka harus putus tus… dengan keyakinan dan kebulatan hati. Untuk target ke depan Mbak Siska menetapkan laba perbulannya sebesar gaji sewaktu menjadi TDB dulu. Semoga tercapai dalam waktu yang tidak lama…. Amin.

Lain dengan Bu Salma, beliau sharing mengenai pameran di Apartemen Golf Pondok Indah yang banyak dihuni oleh expat Jepang dan Korea. Di sini Bu Salma mendapatkan pelajaran berharga bahwa untuk mengikuti pameran, harus diketahui dulu siapa EOnya, bagaimana reputasinya dan bagaimana pelaksanaanya. Selain itu beliau mendapatkan pelajaran apa saja yang harus dipersiapkan untuk mengikuti pameran dan mempelajari marketnya.

Giliran Pak Sonny sharing mengenai dimulainya kelas pertama Pillar untuk 7 orang yang akan mengikuti mentoring bisnis yang terdiri dari pebisnis-pebisnis yang sudah jalan untuk dicetak menjadi pebisnis yang tangguh dan sukses. Selain itu beliau sharing mengenai bisnis ritel “Indomaret” keduanya di Lampung. Pelajaran dari Pak Sonny yaitu bagaimana menjadikan cashflow bulanan itu positif dikombinasi dengan bisnis property. Kami yang mendengar benar-benar ingin mengetahui resep manjurnya Pak Sonny yang berhasil menjadikan pasif incomenya jauh melebihi gaji seorang manager diperusahaan asing ternama, sehingga beliau bisa “Retire Rich Retire Young” dari TDB nya.

Tidak kalah, Pak Irwan sudah menyelesaikan “PR” nya mengenai content trainingnya dengan beberapa corporate. Beliau berhasil membuat 4 produk unggulan bagi para klien corporatenya sehingga berhasil deal dengan beberapa perusahaan. Selain itu Pak Irwan sedang giat-giatnya meraih business opportunity “receh” namun faktor kalinya banyak, semoga segera terlaksana dengan sukses Pak Irwan.

Pak Asep Gunawan sharing bagaimana bisnis property (kost-kost-an) yang sedang dikembangkan, masih membutuhkan dana yang cukup untuk meningkatkan passive incomenya. Beliau juga sedang giat mengusahakan faktor kali-nya untuk “beras” dari toko kelontongnya melalui bisnis “nasi goreng”. Beliau menjelaskan peluangnya dari 5 gerobak bisa menghasilkan 8 sampai 9 juta rupiah perbulannya.

Giliran saya, Tjarli sharing mengenai kegiatan wedding photography-nya di Gedung Patra Jasa. Pelajaran berharga yang diperoleh adalah bagaimana membangun team perlu dipersiapkan matang. Butuh orang yang tepat untuk bisa menumbuhkan usaha lebih besar dan lebih baik lagi. Disinggung pula “Big Plan” untuk 2010, yang mudah-mudahan bisa terlaksana dengan sukses. Kawan-kawan mastermind memberikan masukan peluang untuk digarap yaitu dari Pak Sonny photo essay yang popular di pesta Blogger 2008 juga bagus untuk ditekuni. Selain itu stock photo juga bisa menjadi alternative diversifikasi produk. Terima kasih Pak …. masukannya sangat berharga.

Selanjutnya Pak Jaya sharing mengenai PR nya yang sudah selesai yaitu mematenkan sahabatmuslim.com. Belaiu sharing mengenai happy problem order bukunya dari mancanegara. Selain itu juga Pak Jaya sedang giat-giatnya merancang bisnis lain yang tidak jauh-jauh dari computer dan internet. Semoga rancangannya bisa goal Pak …

Lain pula Pak Andi Sasongko, diam-diam beliau sudah mendapatkan klien tetapnya hasil dari pameran yang lalu. Target pendapatannya ternyata melebihi 50% di atas perkiraannya. Perlahan tapi pasti Jakarta Catering mendapatkan klien dengan strategi internet marketing dan pamerannya.

Pak Andy Rachmat sharing mengenai domain yang baru dibelinya untuk bisnis laptopnya. Beliau juga sedang mencari-cari tempat untuk toko offline nya.

Giliran Bu Sri, beliau ditagih rame-rame…. mana buku karangannya Bu Sri? Sabar… masih empat bab lagi katanya. Beliau juga sedang mengalami happy problem dengan klien nya…. Kami menunggu bukunya lho Bu Sri….

Terakhir giliran Mbak Hanni yang sharing mengenai kalatogfashion.wordpress nya yang diharapkan bisa menggantikan kepopuleran blog multiplynya. Selain itu juga Mbak Hanni sukses menjalankan kursus kuenya yang kedua bersama-sama Bu Salma.

Di akhir acara, kamis sepakat untuk bertemu lagi tanggal 13 Desember pada acara sharing knowledge jam 13.00 di tempat Pak Sonny yang dibawakan oleh dari Pak Jaya seputar website, internet marketing, SEO. Kami juga sepakat untuk bermastermind lagi tanggal 17 Desember di tempat Pak Asep Gunawan. Banyak pelajaran berharga dari sharing anggota mastermind TDA Jaksel. Mudah-mudahan ikatan emosional untuk saling memberi akan terus terjalin dan bermanfaat untuk menumbuhkan usaha kita masing-masing di dunia TDA. Semoga …. Amin.

Tjarli

Comments (0)

Tags:

Mastermind 191108

Posted on 15 December 2008 by akhijaya

Tanggal 19 November 2008 diadakan mastermind Jaksel di Paparon’s Pizza dihadiri oleh Pak Idham, Pak Irwan, Mbak Hanni, Bu Salma, Mbak Siska, Pak Tjarli, Pak Ridwan, Pak Jaya, Pak Andy Rachmat, Bu Sri dan Pak Sonny.
Pertemuan dibuka dengan sharing knowledge oleh Pak Ridwan yang membahas lima tingkat wirausahawan yang didefinisikan oleh Bradley Sugar. Enam tingkat wirausahawan tersebut yaitu:

  • Tingkat 0 adalah Karyawan (Employee)
  • Tingkat 1 adalah Pekerja Mandiri (Self Employee)
  • Tingkat 2 adalah Manager
  • Tingkat 3 adalah Pemilik/Pemimpin (Business Owner)
  • Tingkat 4 adalah Investor
  • Tingkat 5 adalah Wirausahawan (Entreupreneur)

Selanjutnya diisi oleh sharing kondisi masing-masing usaha dan rencana 2 minggu ke depan.
Pak Idham sharing mengenai kemajuan pencapaian profitnya bulan kemarin yang kalau saya konversikan adalah sebesar gaji seorang manajer di perusahaan besar. Beberapa kali beliau tolak order dari perusahaan-perusahaan besar karena meledaknya order yang beliau terima. PR beliau adalah membenahi “toko online” nya yang dinilai sangat efektif untuk bisnis jasa perpanjangan STNK dan BPKB, termasuk pembuatan SIM Internasional.
Pak Irwan sharing mengenai beberapa kemajuan “The Chapter” dengan klien-klien korporatnya. Sebagai rasa syukurnya atas pencapaian-pencapaian The Chapter, juga bertepatan dengan hari ulang tahunnya, maka konsumsi hari itu disponsori oleh beliau. Pak Irwan masih punya PR untuk menyelesaikan content training yang akan bekerjasama dengan Pak Iim.
Mbak Hanni sharing mengenai “Cooking “Addict” yang mulai running mengadakan kursus membuat kue dan dijalankan bersama-sama dengan Bu Salma. Selain itu Mbak Hanni masih punya “PR” untuk menghabiskan stock baju untuk dijual.
Bu Salma sharing mengenai business propertinya yang sedang dirintisnya di sekitar Bintaro. Saat ini sedang bertransaksi pembelian tanahnya. Beliau sharing mengenai bagaimana hunting lokasi tanah untuk dibangun beberapa rumah (model town house). Menurutnya perlu keberanian untuk bertransaksi tanah selain memiliki insting yang baik mengenai prospek lokasinya.
Mbak Siska sharing mengenai bisnis “Dewi Sambi Tenun” yang saat ini sedang menghadapi tantangan dalam menyediakan bahan baku. Selain itu Mbak Siska juga saat ini mendapatkan peluang-peluang bisnis baru.
Saya sendiri sharing mengenai “Pixethic” yang baru minggu kemarin mendapatkan order yang berasal dari iklan di internet. Masih banyak yang harus dibenahi, terutama dalam membentuk tim yang solid untuk Pixethic yang bisa menyajikan “estetika” yang diidamkan klien.
Pak Ridwan sharing mengenai bisnis “Juice Strawberry” yang sedang dirintis, bagaimana strategi untuk bisa meningkatkan penjualan juice strawberry dengan beli 1 gratis 1, tanpa rugi dengan mendapatkan profit dari menu makanan lainnya.
Pak Jaya sharing mengenai bisnis Toko Buku Online “Sahabat Muslim.com” yang sedang sibuk melayani pembelian buku dari mancanegara. Beliau juga sharing mengenai bisnis layanan pembuatan web dan jasa hostingnya yang masih punya tantangan dalam menentukan harga yang pas.
Pak Andi Rachmat sharing mengenai bisnis “Laptop Second Hand” yang rupanya masih besar peluang pasarnya, terutama disebabkan oleh masih mahalnya Laptop baru.
Bu Sri Khurniatun sharing bagaimana saat ini popularitas “Kurnia Consulting” nya yang sudah dikenal banyak. Saat ini beliau menghadapi tantangan dengan tersitanya waktu untuk mengajar di Perguruan Tinggi. Masih ada PR untuk mengarang buku mengenai Financial Planner Syariah yang belum dituntaskan. Ayo Bu Sri…. cepat-cepat selesai bukunya, biar kita-kita beli dan baca bukunya.
Pak Sonny sharing singkat mengenai bagaimana perjalanan bisnisnya dari seorang employee kemudian merintis usaha, membesarkan usaha, kemudian menjadi investor. Menurutnya salah satu fast track bagi employee untuk bisa keluar dari “Rat Race” pekerjaan kantorannya adalah menjadi Investor. Selain itu juga bisnis harus dikombinasi dengan bisnis properti yang senantiasa harus memiliki cashflow positif. Dengan strategi-strategi nya yang menurut saya spektakuler bisa punya pasif income yang jauh dibandingkan dengan gaji sebagai profesional di perusahaan asing dalam jangka waktu 7 tahun. Beliau saat ini sedang siap-siap menjadi Fully TDA. Insya Allah pada Bulan Desember 2008 ini ya Pak Sonny. Ajarin saya ya Pak Sonny biar bisa Fully TDA juga.
Luar biasa tanpa terasa waktu sudah menunjukkan jam 21 lewat sedikit,
semangat berbagi sangat terasa, masing-masing memberikan masukan yang bisa dipertimbangkan untuk rencana bisnis ke depan, tetapi waktu jualah yang membatasi.
Pertemuan selanjutnya direncanakan akan menyewa tempat yang terjangkau (murah). Yang pasti mastermind Jakarta Selatan sudah hidup kembali setelah cuti karena Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri.
FunTastic …

Comments (0)


Yuswohady

www.wartaekonomi.co.id
Minggu lalu saya bertemu Mas Iim Rusyamsi, Rosihan, dan Mbak Inez. Ketiganya dari komunitas Tangan Di Atas (TDA). Lama ngobrol dengan mereka, banyak pelajaran yang saya dapat. Cerita mereka mengenai bagaimana TDA “beroperasi” membuat saya takjub. Takjub, karena model komunitas yang saya bayangkan selama ini, yaitu apa yang saya sebut “value-creating community”, berlangsung dalam format [...]

Lebih lanjut »

Sebelumnya :


Advertise Here
Advertise Here
Advertise Here